(Video) Dosa-dosa Anak Kepada Ibu Yang Ramai Terlepas Pandang Dan Anggap Ianya Perkara Biasa

Selama 9 bulan 10 hari ibu mengan dungkan kita, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang dan selalu menjaga kita disaat saa kit maupun sihat. Sebagai seorang anak, sudah seharusnya kita menghormati ibu kerana tanpa dia kita tidak akan ada di dunia ini.

Namun kadang-kadang, kita suka menya akiti perasaan seorang ibu tanpa kita sedari. Meskipun ibu tidak menghiraukannya, tetapi tetap saja apa yang kita perbuat telah menya akiti perasaan ibu. Parahnya lagi, kita menganggap hal itu biasa.

Ketahui beberapa dosa anak kepada ibu yang suka dianggap biasa. Sesudah mengetahuinya, semoga kita bisa memperbaikinya dan menjadi seorang anak yang benar-benar berbakti kepada ibunya.

Menunjukkan ekspresi wajah tidak senang di depan ibu

Ketika Anda punya masalah di luar rumah, kadang-kadang Anda suka membawanya ke rumah dengan ekspresi wajah yang tidak sedap dipandang. Bahkan, Anda berani menunjukkan ekspresi wajah tak sedap itu kepada ibu Anda sendiri. Tahukah Anda apa yang ada dalam hati ibu? Dia berkata, ‘kenapa anakku apakah dia tidak senang melihatku atau dia sedang dalam masalah’

Secara tidak langsung, Anda telah membuat ibu sendiri jadi khuatir dan memikirkan Anda sepanjang waktu.

Tidak menjawab pertanyaan ibu

Pernahkah Anda ditanya ibu seperti ini, dari mana saja atau mau pergi ke mana? Dan pernahkah Anda tidak menjawabnya atau menjawabnya secara tidak detail. Itu pun juga sudah menya akiti perasaan seorang ibu.

Berbohong kecil

Di sini maksudnya Anda suka berbohong kepada ibu dalam hal kecil. Misalnya saja banyak anak sekolah yang meminta wang untuk beli buku seharga Rm 50, padahal harga asli bukunya hanya Rm 50. Meskipun tidak seberapa, tapi itu tetap saja dikategorikan berbohong. Secara tidak langsung Anda telah membohongi ibu dan diri Anda sendiri.

Memerintah ibu

Setiap anak pasti pernah menyuruh ibunya untuk melakukan ini itu. Walaupun ibu Anda tidak marah ketika disuruh, tapi jangan salah dulu, itu termasuk dosa besar. Secara tidak sedar, Anda telah berani memerintah ibu. Padahal kita yang harus mematuhi perintah ibu bukan ibu yang harus mematuhi perintah kita.

Bilang “Ah”

Kalian pasti sering mengatakan satu patah kata ini ketika disuruh ibu. Meskipun biasa, tapi mengatakan “Ah” saja itu sebenarnya sudah menya akiti perasaan seorang ibu. Bahkan agama saja melarang kita untuk mengatakan “Ah” ketika disuruh orang tua meskipun pada akhirnya kita menuruti perintahnya.

Kalau Kita Jaga Mak Kita Ibarat Kita Jaga Kunci Pintu Syurga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *